MediaTerhubung - Connecting The Future

Menjelajahi Kuliner Legendaris Bandar Lampung, dari Mie Khodon hingga Nasi Uduk Toha Kartini

Bandar Lampung tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan wisata baharinya, tetapi juga memiliki beragam kuliner khas yang menarik untuk dicoba. Mulai dari makanan tradisional Lampung hingga hidangan rumahan yang telah bertahan selama puluhan tahun, kota ini menyimpan banyak tempat makan dengan cita rasa dan cerita tersendiri.

Nydia Ariella Atalie
02-11-2026•1 pembaca
Menjelajahi Kuliner Legendaris Bandar Lampung, dari Mie Khodon hingga Nasi Uduk Toha Kartini
Pexels

MEDIA TERHUBUNG, BANDAR LAMPUNG – Bandar Lampung tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan wisata baharinya, tetapi juga memiliki beragam kuliner khas yang menarik untuk dicoba. Mulai dari makanan tradisional Lampung hingga hidangan rumahan yang telah bertahan selama puluhan tahun, kota ini menyimpan banyak tempat makan dengan cita rasa dan cerita tersendiri.

Bagi pencinta wisata kuliner, ada sejumlah tempat makan yang bisa menjadi pilihan saat berkunjung ke Bandar Lampung. Berikut empat rekomendasi kuliner yang menawarkan pengalaman berbeda.

1. Mie Khodon, Kuliner Legendaris Sejak 1960-an

Mie Khodon menjadi salah satu kuliner yang patut dicoba ketika berkunjung ke Bandar Lampung. Berlokasi di Jalan Ikan Bawal No. 22, Pesawahan, Telukbetung Selatan, tempat makan ini dikenal karena telah bertahan selama tiga generasi sejak era 1960-an.

Daya tarik utamanya terletak pada mie kuning buatan sendiri dengan tekstur tebal yang menyerupai bakmi Jawa. Hidangan ini disajikan bersama suwiran ayam, sayuran, dan taburan ebi yang memberikan cita rasa khas.

Dengan kisaran harga Rp25.000 hingga Rp50.000 per porsi, Mie Khodon bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner legendaris. Tempat ini buka Senin hingga Sabtu pukul 11.30–18.45 WIB dan tutup pada hari Minggu.

Komentar & Opini Pembaca2

Menjunjung tinggi etika berkomentar & Pedoman Pemberitaan Media Siber.
B

Bambang Sudiro

25 menit yang lalu

Inisiatif yang luar biasa. Transformasi digital seperti ini sangat dibutuhkan agar potensi daerah tidak tertinggal.

D

Dr. Nurul Hidayati

1 jam yang lalu

Integrasi data real-time antar wilayah akan mempercepat transparansi APBDes dan efisiensi birokrasi.