Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Global yang berakhir hari ini menelurkan kesepakatan historis. Dana aksi iklim sebesar 50 miliar dolar AS dialokasikan untuk membiayai proyek dekarbonisasi di negara-negara berkembang.
Komitmen Pengurangan Emisi
Delegasi Indonesia menyambut positif langkah ini dengan memaparkan peta jalan penghentian operasional pembangkit fosil secara bertahap menuju target nol emisi karbon (net zero emission).
Investasi utama akan diarahkan pada penguatan jaringan transmisi pintar dan pemanfaatan potensi panas bumi di sepanjang cincin api Pasifik.
