MEDIA TERHUBUNG – Peta kekuatan politik Amerika Serikat (AS) berubah drastis setelah Partai Demokrat berhasil merebut kendali atas dua kamar Kongres, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat, dalam pemilu sela (midterm elections) yang digelar Selasa (3/11/2026) waktu setempat.
Kemenangan besar tersebut menjadi pukulan politik bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik yang sebelumnya menguasai kedua lembaga legislatif tersebut. Hasil pemilu ini sekaligus menandai meningkatnya kekuatan oposisi dalam mengawasi pemerintahan Trump pada dua tahun terakhir masa jabatan presidennya.
Berdasarkan proyeksi hasil pemilu yang dilaporkan sejumlah media AS, Demokrat berhasil mengamankan mayoritas di Senat dengan sedikitnya 54 kursi. Sementara itu, di DPR, Demokrat juga berhasil melampaui ambang batas mayoritas 218 kursi sehingga resmi merebut kendali majelis tersebut.
Associated Press (AP) dan sejumlah media internasional melaporkan kemenangan Demokrat terjadi melalui serangkaian keberhasilan merebut kursi dari Partai Republik, termasuk di sejumlah negara bagian yang selama ini dikenal sebagai basis kuat Partai Republik.
Kemenangan di negara bagian seperti Texas, Kansas, Carolina Selatan, Iowa, dan Ohio menjadi salah satu faktor penting yang mengubah peta persaingan politik di Kongres AS.
Kendali Kongres Berpindah ke Demokrat

